![]() |
Foto: Kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Mojokerto, di Jln RA. BASUNI 33, Sooko, Mojokerto. |
MOJOKERTO, (Pewarta88.com) - Pemerintah Kabupaten Mojokerto melalui Dinas Pendidikan berencana merehabilitasi 48 lembaga pendidikan yang terdiri dari TK, SD, dan SMP. Saat ini, program tersebut masih dalam tahap perencanaan dan akan segera masuk proses lelang untuk menentukan pihak pelaksana proyek.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Mojokerto, Ludfi Ariyono, melalui Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Dinas Pendidikan Kabupaten Mojokerto, Indi Ilmiah, mengatakan, bahwa rehabilitasi ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas sarana belajar-mengajar di sekolah-sekolah yang mengalami kerusakan atau membutuhkan pembaruan fasilitas.
“Saat ini Dinas Pendidikan sedang menyusun perencanaan yang matang agar proses rehabilitasi berjalan lancar. Setelah tahap perencanaan selesai, proyek rehabilitasi ini akan segera dilelang sesuai dengan regulasi yang berlaku,” ucap Indi Ilmiah kepada awak media, pada Kamis (20/3/2025).
Ia juga menambahkan bahwa dalam proses lelang, sistem yang digunakan masih menunggu kepastian regulasi terbaru.
Kabid Sarpras Pendidikan juga mengulas dalam proses lelang memakai sistem e katalog. Kalau sistem e katalog versi 5 sudah tidak diberlakukan, sedangkan sistem e katalog 6 masih belum ada.
"Jika sistem e-Katalog versi 5 sudah tidak diberlakukan lagi, sementara sistem e-Katalog 6 masih belum ada, maka kemungkinan besar kita masih akan menggunakan sistem lelang pada bulan April 2025 mendatang," tegasnya.
Ia juga menambahkan, rehabilitasi ini mencakup perbaikan ruang kelas, pembangunan toilet dan perpustakaan, serta peningkatan fasilitas berbasis teknologi.
“Dengan adanya program ini, Pemkab Mojokerto berharap proses belajar-mengajar di sekolah dapat berjalan lebih nyaman dan berkualitas,” pungkas Indi panggilan akrab Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Dinas Pendidikan Kabupaten Mojokerto.(ben/adv)